Kamis, 10 April 2014

sang pemanah

bagai membelah mata angin
melaju secepat kilat
tak terlihat
namun terasa menancap

tajamnya menembus kerasnya hati
sinarpun terpancar memukau
terpikat sudah bila terkena
terjerat takkan lepas

sudah jangan mengelak!!!!
biarkan saja apa adanya
panahku sudah menancap
takan bisa kau lepas .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar