Kamis, 10 April 2014

setia

malam ,aku disini
bintang,temani lagi
bulan,terangi aku
jangan sudahi.

dunia berputar
walau esok pagi terganti
berjanjilah akan datang lagi
dan aku akan menanti.


sang pemanah

bagai membelah mata angin
melaju secepat kilat
tak terlihat
namun terasa menancap

tajamnya menembus kerasnya hati
sinarpun terpancar memukau
terpikat sudah bila terkena
terjerat takkan lepas

sudah jangan mengelak!!!!
biarkan saja apa adanya
panahku sudah menancap
takan bisa kau lepas .
februari melekat erat, saat agustus kita ikat janji janji
lembar yang lain seakan tak ada arti
sobekannya ku bakar hingga melebur

Senin, 07 April 2014

oct10

saat pelukmu hancurkan resahku
terimakasih tlah hadir dalam tiap detikku
temani tiap sepiku
tapi maaf rasa ini bukan untukmu
kau terlalu jauh di atasku
kau terlalu indah untukku miliki
knanglah saat itu terjadi
ketika pagi tlah sama2 kita tunggu
mlm tlah sama2 kita habiskan

Gadis kecil

berjalan ke arah berlawanan
sering kali matamu menatap
senyummu bagai peri tersesat
sekejap terpikat
namun hati takkan terikat

slalu sama

hitam adalah putih
pada dasarnya semua adalah sama
kelak lembar akan terpenuhi
ketika mawar berkembang
wanginya takkan menipu
walaupun suatu saat kelopaknya yg rapuh akan kering dan berjatuhan.

Minggu, 06 April 2014

sajakkecil (kamu)

KAMU

Termenung ditengah malam yang hampir mati
dudukku di sini dengan kesedihan
hati menjerit langkah smakin membeku
karena kesadaranku tlah terbelenggu bayangmu

parasmu yang cantik semakin sulit untuk aku lupakan
malam semakin tak bersahabat
dengan dinginnya tak ragu dia mencekam seluruh rongga tubuhku
seakan melebur,

aku dan berjuta bayangmu sedang bercengkerama disini
dibalik selimut angin malam
dibawah redupnya sang rembulan
aku merindukanmu.